Peringatan Hari Pramuka 14 Agustus 2026 di MI Jatisalam Gombang Pakel Tulungagung
Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
Tulungagung, 14 Agustus 2026 — Hari Pramuka ke-65 diperingati pada Jumat, 14 Agustus 2026. Tahun ini, Gerakan Pramuka mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menegaskan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang tangguh, mandiri, peduli lingkungan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Semangat tersebut turut menjadi inspirasi dalam Peringatan Hari Pramuka di MI Jatisalam Gombang, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung. Momentum Hari Pramuka menjadi kesempatan bagi seluruh warga madrasah untuk menumbuhkan kembali nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, gotong royong, kemandirian, dan kecintaan terhadap tanah air.

Menanamkan Nilai Kepramukaan Sejak Dini
Bagi santri MI Jatisalam, kegiatan Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler. Pramuka menjadi salah satu sarana pendidikan karakter yang mengajarkan santri untuk berani, disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berakhlak baik, berkarakter kuat, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk mengajak para santri memahami bahwa menjadi generasi penerus bangsa berarti harus memiliki semangat “Praja Muda Karana”, yaitu generasi muda yang gemar berkarya dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat.
Pramuka dan Semangat Swasembada Pangan
Tema Hari Pramuka tahun 2026 memberikan penekanan khusus pada dukungan terhadap swasembada pangan. Semangat tersebut dapat menjadi inspirasi bagi Gerakan Pramuka untuk ikut mengambil bagian dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya ketahanan pangan.
Bagi santri MI Jatisalam Gombang, semangat swasembada pangan dapat dikenalkan melalui hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Misalnya, membiasakan menjaga kebersihan lingkungan, mengenal berbagai tanaman pangan, merawat tanaman di lingkungan madrasah, tidak membuang-buang makanan, serta menghargai kerja keras para petani.
Dengan demikian, pendidikan kepramukaan dapat menjadi sarana untuk menanamkan kesadaran kepada santri bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama.
Mempersiapkan Generasi Menuju Indonesia Emas 2045

Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi yang memiliki karakter kuat, kreatif, mandiri, terampil, dan mampu beradaptasi terhadap perubahan zaman. Karena itu, pembinaan generasi muda melalui pendidikan, termasuk pendidikan kepramukaan, memiliki peran penting.
MI Jatisalam Gombang sebagai lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab untuk ikut mempersiapkan santri agar tumbuh menjadi generasi yang memiliki semangat belajar, berakhlak mulia, mandiri, dan gemar berkarya.
Melalui kegiatan Pramuka, santri dibiasakan untuk bekerja dalam kelompok, menyelesaikan masalah, memimpin dan dipimpin, menjaga lingkungan, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kebiasaan-kebiasaan tersebut merupakan bekal penting bagi generasi yang kelak akan meneruskan pembangunan bangsa.
Momentum Memperkuat Semangat Kebersamaan
Peringatan Hari Pramuka di MI Jatisalam Gombang juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara santri, guru, pembina Pramuka, dan seluruh warga madrasah.
Semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dalam kegiatan kepramukaan selaras dengan kebutuhan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan. Persoalan pangan, lingkungan, pendidikan, dan pembangunan tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan kerja sama dan kepedulian dari berbagai pihak.
Karena itu, semangat Pramuka perlu terus diwujudkan dalam tindakan nyata, mulai dari lingkungan madrasah, keluarga, hingga masyarakat.
Bukan Sekadar Seremoni
Hari Pramuka hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa setiap anggota Pramuka memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuan dan usianya.
Bagi santri MI Jatisalam Gombang, kontribusi tersebut dapat dimulai dari hal-hal sederhana: belajar dengan sungguh-sungguh, disiplin menjalankan tugas, menjaga kebersihan, merawat tanaman, menghargai makanan, membantu orang tua, menghormati guru, serta menjaga kerukunan dengan sesama santri.
Dari kebiasaan-kebiasaan kecil tersebut diharapkan tumbuh generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan bangsa.
Menuju Generasi Emas yang Tangguh dan Mandiri
Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 di MI Jatisalam Gombang, Pakel, Tulungagung menjadi momentum untuk terus menanamkan semangat mandiri, berkarya, bergotong royong, dan peduli terhadap lingkungan.
Tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045” mengajak seluruh anggota Pramuka untuk tidak hanya memahami nilai-nilai kepramukaan, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dari madrasah, dari lingkungan sekitar, dan dari generasi muda, semangat menuju Indonesia Emas 2045 dapat mulai dibangun. Selamat Hari Pramuka ke-65. Jayalah Pramuka, terus berkarya untuk Indonesia!
Salam Pramuka!

